Tuesday, August 25, 2026
HomeNasionalBukan Pelit, Ini Alasan Gen Z Makin Sering Bawa Camilan Sendiri

Bukan Pelit, Ini Alasan Gen Z Makin Sering Bawa Camilan Sendiri

spot_img

Membawa bekal atau camilan sendiri kini semakin populer di kalangan Generasi Z. Kebiasaan yang dulu identik dengan anak sekolah tersebut kini banyak dilakukan saat kuliah, bekerja di kantor, maupun bepergian.

Perubahan ini tidak terlepas dari meningkatnya kesadaran anak muda terhadap pola makan dan kesehatan. Selain lebih memperhatikan asupan makanan, banyak Gen Z mulai menerapkanĀ meal prepĀ atau menyiapkan makanan dan camilan sejak malam sebelumnya agar lebih praktis saat beraktivitas.

Lantas, apa yang membuat Gen Z memilih menyiapkan camilan sendiri daripada membelinya di luar?

Kesehatan Jadi Prioritas

Riset Lifesum dalamĀ 2024 State of Healthy Eating and Well-being ReportĀ menunjukkan bahwa Gen Z dan milenial rela mengurangi pengeluaran untuk berbagai kebutuhan demi mendapatkan makanan yang lebih sehat.

Dari 10.000 responden Gen Z dan milenial yang disurvei, sebanyak 62 persen mengaku bersedia mengurangi belanja fashion, 55 persen memangkas anggaran teknologi, dan 36 persen rela mengurangi langganan layanan streaming.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa makanan sehat bagi generasi muda bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga dipandang sebagai bagian dari investasi terhadap kesehatan.

Bukan Sekadar Hemat

Membawa camilan sendiri memberikan kendali lebih besar terhadap makanan yang dikonsumsi. Mulai dari pemilihan bahan, kandungan gula, hingga ukuran porsi dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Kontrol seperti ini lebih sulit diperoleh ketika membeli camilan secara spontan di luar rumah.

Membawa makanan sendiri juga dapat menghemat pengeluaran dalam jangka panjang. Namun, bagi sebagian Gen Z, alasan utamanya bukan semata-mata menghemat uang.

Mereka semakin menyadari bahwa pola makan sehari-hari dapat memengaruhi kondisi kesehatan dalam jangka panjang.

Jenis Camilan Semakin Beragam

Camilan yang dibawa Gen Z juga semakin beragam. Jika bekal sebelumnya identik dengan nasi dan lauk, kini pilihan yang dibawa dapat berupa buah potong, kacang-kacangan,Ā overnight oats, hingga camilan berbahan buah yang praktis.

BACA JUGA:   Perlindungan Optimal, Menaker Yassierli Tegaskan Jaminan Sosial untuk Semua Pekerja

Camilan berbahan buah menjadi salah satu pilihan karena mudah dibawa dan dikonsumsi tanpa perlu proses persiapan yang rumit.

Konsumen muda juga semakin memperhatikan komposisi makanan sebelum membeli produk. Selain rasa, kandungan buah, bahan yang digunakan, serta sumber rasa manis menjadi pertimbangan.

Perubahan tersebut mendorong produsen menghadirkan produk yang tidak hanya memiliki rasa menarik, tetapi juga menawarkan komposisi yang lebih sesuai dengan perhatian konsumen terhadap pola makan sehat.

Kebiasaan Kecil untuk Gaya Hidup Sehat

Membawa camilan sendiri mungkin terlihat sebagai kebiasaan sederhana. Namun, bagi Gen Z, kebiasaan tersebut mulai menjadi bagian dari gaya hidup dan bentukĀ self-care.

Pola makan sehat tidak lagi sekadar dipandang sebagai cara untuk menghilangkan rasa lapar, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kesejahteraan diri.

Laporan Lifesum juga menunjukkan bahwa bagi Gen Z dan milenial, mengonsumsi makanan sehat dapat menjadi pilihan yang relatif terjangkau di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan hidup.

Karena itu, membawa camilan sendiri bukan semata-mata soal pelit atau enggan mengeluarkan uang. Bagi sebagian anak muda, kebiasaan tersebut merupakan pilihan sadar untuk mengontrol asupan makanan sekaligus menjaga kesehatan.

 

Sumber: detik.com

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER