Wednesday, May 6, 2026
HomeBatamRatusan Pohon Jati Emas Dirusak OTK, BP Batam Siap Ambil Langkah Tegas

Ratusan Pohon Jati Emas Dirusak OTK, BP Batam Siap Ambil Langkah Tegas

spot_img

Upaya penghijauan yang selama dua tahun terakhir dirawat dengan penuh perhatian harus menghadapi kenyataan pahit. Ratusan pohon jati emas yang tengah tumbuh subur di sejumlah titik di Kota Batam ditemukan dalam kondisi rusak setelah dipotong bahkan dicabut oleh orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa ini memicu keprihatinan mendalam dari jajaran BP Batam. Anggota/Deputy Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan sekadar vandalisme biasa, melainkan bentuk perusakan lingkungan yang tidak bisa ditoleransi.

Menurut Ariastuty, pohon-pohon jati emas tersebut merupakan bagian dari program penghijauan kota yang dirawat secara intensif oleh tim pertamanan BP Batam.

Selama dua tahun terakhir, pohon-pohon itu dipupuk, disiram, dan dipantau pertumbuhannya setiap hari agar dapat tumbuh besar dan memberi manfaat bagi lingkungan.

“Jujur, kami sangat sedih melihat sekitar 300 pohon dipotong seperti itu. Pohon itu makhluk hidup yang kami rawat setiap hari. Rasanya sangat menyayat hati melihatnya dirusak begitu saja oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya dengan nada prihatin pada Senin (4/5/2026) siang.

Ariastuty menilai tindakan tersebut mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan. Program penghijauan yang dijalankan BP Batam bertujuan memperindah kota sekaligus menjaga kualitas udara dan ekosistem perkotaan.

Ia menegaskan, pohon jati emas yang ditanam bukan sekadar tanaman hias, melainkan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan Batam. Karena itu, kerusakan yang terjadi bukan hanya kerugian materi, tetapi juga kerugian ekologis.

“Ini bukan sekadar merusak tanaman. Ini adalah perusakan lingkungan. Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan tidak akan mentolerir hal seperti ini terjadi lagi,” tegasnya.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BP Batam langsung bergerak cepat. Ariastuty menginstruksikan bagian pertamanan dan Direktorat Pengamanan untuk meningkatkan patroli di area penanaman pohon jati emas.

BACA JUGA:   BP Batam Pastikan RSBP Tetap Layani Pasien BPJS

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang sekaligus memastikan proses pemulihan dapat berjalan dengan aman.

“Kami saat ini fokus memperbaiki dan merawat kembali pohon-pohon yang dirusak. Namun ke depan, pengamanan akan diperketat. Jika perusakan kembali terjadi, kami akan mengambil tindakan tegas dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.

BP Batam juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas dan lingkungan kota. Penghijauan, menurut Ariastuty, merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan Batam yang lebih hijau dan nyaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kesadaran kolektif seluruh masyarakat agar upaya penghijauan yang telah berjalan tidak sia-sia.

“Harapan kami, kejadian ini tidak terulang lagi. Mari kita jaga bersama pohon-pohon ini, karena manfaatnya kembali kepada kita semua,” tutupnya.

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER