PT Bandara Internasional Batam menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menghadapi lonjakan trafik penumpang selama periode Lebaran 2026 di Bandara Hang Nadim.
Berdasarkan proyeksi resmi, total pergerakan penumpang pada periode 13 Maret hingga 30 Maret 2026 diperkirakan mencapai 280.920 orang, atau meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam, Anton Marthalius, mengatakan peningkatan jumlah penumpang tersebut telah diantisipasi melalui penguatan kesiapan operasional di berbagai lini.
“Lonjakan ini sudah kami antisipasi melalui peningkatan fasilitas dan layanan penumpang, sehingga operasional tetap berjalan lancar,” ujar Anton dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 18.329 orang. Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+6 atau 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sekitar 18.897 orang.
Selain penumpang, pergerakan penerbangan juga diproyeksikan meningkat menjadi 1.821 penerbangan selama periode Lebaran 2026, atau naik tipis sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata penerbangan harian diperkirakan mencapai 101 pergerakan.
Di sektor logistik, aktivitas kargo juga menunjukkan tren positif. Total pergerakan kargo selama periode Lebaran diperkirakan mencapai 1.903 ton, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan 2025.
Anton menambahkan, seluruh data proyeksi tersebut menjadi dasar dalam menyusun strategi operasional, termasuk pengawasan melalui posko terpadu dan dashboard monitoring trafik Lebaran.
“Kami memastikan seluruh stakeholder bandara siap, baik dari sisi keselamatan, keamanan, maupun kenyamanan penumpang,” katanya. (Nando)


