Saturday, November 29, 2025
HomeKesehatanKaki Terasa Panas Seperti Terbakar, Waspada Gejala Neuropati

Kaki Terasa Panas Seperti Terbakar, Waspada Gejala Neuropati

spot_img

Sensasi terbakar yang menyakitkan di kaki sering kali disebut sindrom kaki terbakar atau Grierson-Gopalan syndrome. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai kondisi medis.

Dikutip dari laman WebMd, salah satu penyebab paling umumnya adalah kerusakan saraf di kaki atau yang disebut dengan neuropati. Sindrom ini sering kali dialami oleh pengidap diabetes.

Penyebab Kaki Terasa Panas Seperti Terbakar

Beberapa penyebab dari kaki terasa panas seperti terbakar di antaranya:

1. Neuropati Diabetik

Saat gula darah tetap terlalu tinggi dalam jangka waktu yang lama, kerusakan saraf bisa terjadi. Jenis neuropati paling umum yang menyebabkan rasa terbakar pada kaki adalah neuropati perifer. Neuropati ini memengaruhi saraf di kaki, tungkai, dan terkadang di tangan. Hingga 50 persen pengidap diabetes mengalami neuropati perifer. Adapun beberapa gejala dari neuropati perifer yaitu:

  • Kesemutan atau nyeri seperti tersengat listrik
  • Area yang terasa panas atau sensasi terbakar
  • Mati rasa
  • Kelemahan otot, keram atau nyeri

Gejalanya bisa dimulai dari jari kaki dan ujung jari, lalu menjalar ke lutut dan siku. Sering kali rasa sakitnya memburuk di malam hari.

Bagi pengidap neuropati diabetik, pengobatannya berarti menjaga kadar gula darah dalam kisaran normal. Biasanya hal ini memerlukan perubahan pola makan, obat oral, dan sering kali suntikan insulin.

2. Neuropati Alkoholik

Penyakit ini merupakan konsekuensi umum dari gangguan penggunaan alkohol. Alkohol memiliki efek toksik pada saraf di otak dan sumsum tulang belakang, yang membentuk sistem saraf pusat.

Alkohol juga memengaruhi saraf perifer, termasuk saraf di kaki. Selain itu, orang yang menyalahgunakan alkohol sering mengalami malnutrisi, yang bisa menyebabkan kerusakan saraf.

Dua pertiga orang dengan gangguan penggunaan alkohol mengalami neuropati alkoholik. Karena itu, berhenti minum alkohol berat bisa mencegah kerusakan saraf yang berkelanjutan dan memungkinkannya pulih.

BACA JUGA:   Cara Jalan Kaki yang Bisa Bikin Jantung Lebih Kuat

3. Penyakit Arteri Perifer

Arteri perifer menyebabkan penyempitan arteri yang mengalirkan darah ke kaki dan telapak kaki. Hal ini mengurangi jumlah darah kaya oksigen yang mencapai saraf. Jika penyakit ini parah, kemungkinan pengidapnya akan mengalami rasa terbakar yang hebat di telapak kaki.

Adapun obat-obatan untuk mengobati penyakit arteri perifer di antaranya statin untuk menurunkan kolesterol jahat, obat diabetes, hingga obat tekanan darah.

4. Kaki Atlet

Kaki atlet merupakan infeksi jamur yang berkembang di bagian kulit yang hangat dan lembap. Sepatu dan kaus kaki yang berkeringat, serta kelembapan menciptakan lingkungan yang ideal bagi jamur untuk berkembang biak.

Selain rasa terbakar, kemungkinan pengidapnya juga merasakan sensasi gatal dan perih di telapak kaki dan sela-sela jari kaki. Obat antijamur bisa menyembuhkan infeksi jamur dan meredakan gejalanya.

Cara Mengatasi Kaki Terasa Panas di Rumah

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan di rumah untuk membantu meredakan ketidaknyamanan karena kaki terbakar.

  1. Rendam kaki dengan air sejuk, bukan dingin, selama 15 menit untuk membantu meredakan gejala sementara. Mengarahkan kipas angin dengan embusan udara sejuk juga bisa membantu.
  2. Kenakan pakaian yang menyerap keringat saat tidur.
  3. Kenakan alas kaki yang nyaman, seperti sepatu penyangga lengkung dan ujung terbuka
  4. Tidur di ruangan yang sejuk.

 

Sumber; detikcom

BERITA TERKAIT

BERITA POPULER